Monday, April 17, 2017

Bagaimana Berpikir dan Bermimpi Secara Kreatif


Pertama-tama, mari kita jernihkan pikiran yang keliru mengenai arti dari berpikir kreatif. Karena beberapa alasan yang tidak logis, sains, teknologi, seni, dan karya tulis dianggap sebagai satu-satunya yang memerlukan pemikiran yang benar-benar kreatif. Kebanyakan orang menghubungkan berpikir kreatif dengan hal-hal seperti penemuan listrik, vaksin polio, atau pengembangan televisi serta smartphone.
Tentu saja pencapaian seperti ini adalah bukti dari cara berpikir kreatif. Tiap langkah maju dalam menaklukan ruang angkasa adalah hasil dari berpikir kreatif. Akan tetapi, berpikir kreatif tidak hanya terbatas untuk pekerjaan tertentu, juga tidak hanya untuk orang yang super pandai.

Lalu apakah yang dimaksud dengan berpikir kreatif?
Sebuah keluarga yang berpenghasilan rendah menyusun rencana untuk mengirim anak mereka ke universitas. Inilah berpikir kreatif.
Sebuah keluarga mengubah rumah yang paling buruk di jalan itu menjadi tempat paling indah di lingkungan itu. Inilah berpikir kreatif.
Memikirkan cara untuk menyederhanakan pembukuan , menjual produk kepada pelanggan yang "sulit", membuat karyawan benar-benar menyukai pekerjaan mereka, atau mengusahakan agar anak-anak tetap asyik secara konstruktif. Semua ini adalah contoh berpikir kreatif sehari-hari yang praktis.
Berpikir kreatif berarti menemukan cara-cara baru yang lebih baik untuk mengerjakan apa saja. Entah itu di rumah, tempat kerja, di dalam komunitas, tergantung pada penemuan cara-cara untuk mengerjakan . Sekarang, kita lihat apa yang bisa kita lakukan untuk mengembangkan dan menguatkan kemampuan kita dalam berpikir kreatif.

Langkah Pertama
Percaya bahwa sesuatu dapat dilakukan. Jika Anda percaya bahwa sesuatu dapat dilakukan, pikiran Anda akan mencari cara-cara untuk melakukannya. Percaya akan suatu solusi melicinkan jalan menuju solusi.
Hapuskan kata "tidak mungkin," "tidak akan berhasil," "tidak dapat dikerjakan," "tidak ada gunanya mencoba" dari pikiran dan kosakata pembicaraan Anda.

Langkah Kedua
Jangan biarkan tradisi melumpuhkan pikiran Anda. Bersikaplah menerima gagasan baru. Lakukan eksperimen. Coba pendekatan baru. Bersikaplah progresif dalam semua hal yang Anda lakukan.

Langkah Ketiga
Bertanyalah kepada diri sendiri setiap hari, "Bagaimana saya dapat bekerja dengan lebih baik?" Tidak ada batas untuk perbaikan diri. Ketika Anda bertanya pada diri sendiri, "Bagaimana saya dapat bekerja dengan lebih baik?" jawaban yang tepat pun akan muncul. Cobalah dan lihat hasilnya.

Langkah Keempat
Bertanyalah kepada dir sendiri, "Bagaimana saya dapat bekerja lebih banyak?" Kapasitas adalah keadaan pikiran. Mengajukan pertanyaan ini kepada dii sendiri membuat pikiran Anda bekerja mencari jalan pintas yang cerdik. Kombinasi yang berhasil di dalam bisnis:  Kerjaka apa yang Anda kerjakan dengan lebih baik (perbaiki kualitas keluaran Anda), dan: Kerjakan lebih banyak apa yang Anda kerjakan  (tingkatkan kualitas keluaran Anda).

Langkah Kelima
Praktekkan bertanya dan mendengarkan. Bertanya dan dengarkan maka Anda pun akan memperoleh bahan mentah untuk mencapai keputusan yang tepat. Ingat: Orang besar memonopoli kegiatan mendengarkan;orang kecil memonopoli kegiatan berbicara.

Langkah Keenam
Bentangkan pikiran Anda. Dapatkan stimulasi. Bergaul dengan orang yang dapat membantu Anda memikirkan gagasan baru, cara baru mengerjakan segala sesuatunya. Berbaurlah dengan orang dari minat pekerjaan dan sosial yang berbeda.

Itu adalah gambaran bagaimana kita berpikir secara kreatif. Tulisan ini saya kutip dari buku yang ditulis oleh David J. Schwartz yang berjudul "The Magic of Thinking Big". Semoga pembaca mendapat manfaat dan pencerahan dari tulisan ini.

Terima Kasih....

No comments:

Post a Comment

Jarak Benci dan Cinta

  " Orang yang dibenci menjadi orang yang sangat dicintai " merupakan Hal yang tak diharapkan ,namun sering terjadi. Sebuah ...